Jumat, 23 April 2010

Komponen dan Konfigurasi Wi-Fi untuk Pendidikan

Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk Wireless Local Area Network (WLAN).
Wi-Fi merupakan teknologi wireless/nirkabel yang mampu menyediakan akses internet dengan bandwidth besar dengan mempergunakan teknologi radio sehingga pemakainya dapat mentransfer data dengan cepat dan aman. Wi-Fi tidak hanya dapat digunakan untuk mengakses internet tetapi juga dapat digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di sebuah gedung. Aplikasi Wi-Fi dapat digunakan untuk melayani perkantoran, kampus, rumah sakit, hotel, bandara, stasiun, restoran, dll.
Untuk menjadikan Wi-Fi sebagai teknologi yang sangat bermanfaat sebaiknya penempatan Access Point Wi-Fi ditempatkan di pusat aktivitas masyarakat misalnya di lingkungan kampus misalnya IM Telkom sehingga koneksi internet dapat dilakukan dengan mudah dilakukan di dalam maupun di luar ruangan.
Penggunaan suatu teknologi sebagai infrastrukur pendidikan harus memperhatikan kecepatan transmisi tinggi yang dapat diandalkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, kebutuhan transmisi multimedia sehingga aplikasi pendidikan dapat terlayani ditunjang dengan biaya penggunaan Wi-Fi yang murah atau pun gratis serta instalasi yang mudah.
Pembangunan jaringan Wi-FI di lingkungan kampus sebaiknya tidak membutuhkan biaya yang banyak karena tidak membutuhkan biaya awal untuk lisensi frekuensi. Pembuatan Access Point dapat dilakukan sendiri serta jaringan Wi-Fi mudah untuk di set-up sendiri dalam hal ini menggunakan set-up Virtual Private Network ( VPN ) connection. Di IM Telkom sendiri agar bisa tersambung dengan Wi-Fi yang disediakan oleh IM Telkom, mahasiswa harus melakukan set-up VPN terlebih dahulu agar dapat mengakses internet secara gratis.

Komponen utama jaringan Wi-fi :

· Access Point adalah komponen yang berfungsi menerima dan mengirimkan data dari adapter wireless. Komponen ini bertindak selayaknya hub/switch pada jaringan Ethernet.

· Wireless LAN Device merupakan komponen berupa kartu yang dipasang di mobile/desktop PC

· Mobile/Desktop PC merupakan komponen untuk mengakses internet melalui Wi-Fi bagi para pengguna

· Ethernet LAN adalah perangkat untuk memproses sinyal data untuk jaringan komputer

Sistem Wireless LAN mempunyai 2 konfigurasi, yaitu :


1. Konfigurasi Ad Hoc

Jaringan Ad Hoc adalah jaringan komputer yang terhubung berdasarkan SSID ( Service Set Identifier ). Jaringan Ad Hoc terbentuk bila antara terminal komputer yang telah dilengkapi Wireless LAN card saling tersambung tanpa melalui Access Point. Contoh dari jaringan ad hoc, adalah jaringan yang memiliki konfigurasi peer to peer. Konfigurasi Peer to peer wireless LAN hanya memerlukan wireless nic di dalam setiap device yang terhubung ke jaringan.

Gambar konfigurasi Ad Hoc


Keterangan :
Sta (station) berupa komputer yang terhubung secara langsung tanpa Access Point.

2. Konfigurasi Infrastruktur ( Client Server )

Konfigurasi Infrastruktur wireless LAN adalah sebuah konfigurasi jaringan yang tidak hanya berhubungan dengan sesama jaringan wireless saja tetapi terhubung juga dengan jaringan wired. Jaringan wireless dapat berhubungan dengan jaringan wired menggunakan Access Point.

Gambar Konfigurasi Infrastruktur
Keterangan :
Access Point menghubungkan user A dan B serta menghubungkan user C dan user D. Access Point 1 dan 2 dihubungkan oleh Router/Hub/Switch yang kemudian dihubungkan ke jaringan LAN.

Referensi :

www.wlana.com

Amikom Yogyakarta


www.pdf-search-engine.com/...wi-fi.../EIndonesia06.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar